Dekan Teknik Untan Orasikan Penggunaan Teknologi Pondasi Belian

Dekan Teknik Untan Orasikan Penggunaan Teknologi Pondasi Belian

Universitas Tanjungpura mengadakan sidang terbuka senat dalam rangka Dies Natalis Untan ke 58 di gedung auditorium untan pada Senin (22/5) pagi.

Acara ini dihadiri oleh seluruh senat civitas akademika Universitas Tanjungpura Pontianak yang dipimpin oleh Rektor Untan Prof Dr Thamrin Usman DEA sebagai Ketua Senat.

Sidang ini juga mengagendakan orasi ilmiah oleh Dekan Fakultas Teknik, Dr rer nat Ir RM Rustamaji MT tentang penggunaan teknologi pondasi kayu belian sebagai perwujudan kebudayaan.

“Ini adalah sebuah gagasan akademik untuk merefleksikan bahwa tiang tongkat itu sebagai perwujudan materi dari sebuah kebudayaan hasil dari rasa karsa masyarakat lokal, sehingga menjadi sebuah kearifan lokal di Kalimantan Barat,” ujar Rustamaji.

Ia menjelaskan mengambil gagasan ini dikarenakan teknologi pondasi ini lahir dari sekelompok masyarakat yang ada di Kalbar untuk membangun tempat tinggal, dan bangunan lainnya.

“Namun persoalannya adalah ketika kita mengadaptasi teknologi nusantara tersebut untuk kekinian itu sudah tidak relevan dari sisi materialnya,” lanjutnya.

Hal ini dikarenakan material kayu belian sudah berkurang jumlahnya dan sulit didapatkan. Mengatasi hal ini Rustamaji mengganti material dari kayu belian menggunakan semen atau beton, tetapi tetap mengadaptasi teknologi pondasi belian.

“Kalaupun ingin menggantinya dengan kayu tiang tongkat masih bisa, tetapi dengan tiang tongkat non belian,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *