Prestasi & Aktivitas Mahasiswa


Mahasiswa UNTAN Raih Dua Penghargaan Nasional pada National Essay Competition (NEC 5)

2026-09-22

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Tanjungpura (UNTAN) di tingkat nasional. Melalui kolaborasi lintas fakultas yang melibatkan mahasiswa Fakultas Teknik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), tim UNTAN berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang National Essay Competition (NEC 5). Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Setara Prisma Nusantara (Nusantara Muda) bekerja sama dengan BEM FKIP Universitas Lambung Mangkurat.

Dalam kompetisi tersebut, tim UNTAN berhasil meraih Gold Medal (Juara 1) pada Bidang Pendidikan dan Silver Medal (Juara 2) pada Bidang Sosial Ekonomi. Capaian ini menjadi bukti kolaborasi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu dalam menghasilkan gagasan inovatif yang memiliki relevansi terhadap berbagai persoalan di masyarakat.

Rangkaian NEC 5 dilaksanakan melalui dua tahapan utama. Tahap awal berupa seleksi naskah esai secara daring yang diikuti oleh puluhan tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Setelah berhasil lolos sebagai finalis, tim UNTAN melanjutkan ke tahap final yang dilaksanakan secara luring di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, pada 22–23 Agustus 2026. Pada tahap tersebut, para finalis mempresentasikan gagasan dan inovasi yang diusung secara langsung di hadapan dewan juri.

Prestasi tersebut diraih dengan pendampingan dari dosen pembimbing, salah satunya Hamdil Khaliesh, S.T., M.T. dari Fakultas Teknik UNTAN. Tim mahasiswa yang berkompetisi merupakan hasil sinergi lintas disiplin ilmu, yang terdiri atas Ziva Garcia, mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur angkatan 2024; Salinda dan Virgiana Ira Susanti, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) angkatan 2023; serta Rahmat Arif Ardiansyah, mahasiswa Program Studi Akuntansi angkatan 2025.

Pada Bidang Pendidikan, tim mengangkat gagasan aplikasi seluler yang memanfaatkan teknologi Computer Vision melalui algoritma YOLO dan Augmented Reality (AR) untuk menerjemahkan bahasa isyarat menjadi teks atau suara secara real-time. Aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan fitur gamifikasi kolaboratif serta sentuhan kearifan lokal Kalimantan Barat. Inovasi ini dirancang untuk membantu mengatasi hambatan komunikasi antara siswa tunarungu, siswa reguler, dan guru dalam lingkungan sekolah inklusif. Gagasan tersebut berhasil mengantarkan tim UNTAN meraih Gold Medal (Juara 1).

Sementara itu, pada Bidang Sosial Ekonomi, tim menghadirkan gagasan berupa platform digital bernama “Tara Build”, yaitu platform ekonomi sirkular berbasis geolocation dan AI Image Recognition yang dirancang untuk memetakan serta mendistribusikan material sisa atau surplus dari proyek konstruksi. Melalui pendekatan tersebut, Tara Build ditujukan untuk membantu mengurangi volume limbah pembangunan menuju konsep zero waste sekaligus membuka akses terhadap material bangunan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Inovasi ini berhasil meraih Silver Medal (Juara 2).

Mewakili tim, Ziva Garcia menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih. Menurutnya, rangkaian proses mulai dari seleksi secara daring hingga tahap presentasi final secara luring di Banjarmasin memberikan banyak pengalaman dan pembelajaran berharga bagi seluruh anggota tim. Ia berharap gagasan yang telah dikembangkan tidak berhenti pada ajang kompetisi, tetapi dapat terus dikembangkan sehingga mampu memberikan manfaat dan dampak nyata, khususnya dalam mendukung pendidikan inklusif dan menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa UNTAN dalam menghadirkan gagasan inovatif melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu. Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Teknik UNTAN bersama mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan mampu berkolaborasi dan berkompetisi di tingkat nasional dengan membawa inovasi yang berorientasi pada penyelesaian permasalahan di masyarakat.